manajeman bandwidth

Pengertian Manajemen Bandwidth : Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja

Manajemen bandwidth merupakan proses pengaturan jumlah data pada jaringan dengan mengatur alokasi perangkat yang memakan data jaringan. Hal ini membantu meringankan kemacetan jaringan dan memastikan aplikasi kritis suatu organisasi mendapatkan bandwidth yang cukup.

Konsep pengelolaan bandwidth menyerupai dengan penjatahan. Prinsip penjatahan menyerupai kondisi darurat akibat pandemi covid-19 yang membatasi jumlah komoditas.

Penjatahan memastikan apakah semua orang mendapatkan yang dibutuhkan. Dalam pengertian bandwidth management, porsi bandwidth di jatah untuk setiap aplikasi maupun perangkat.

Manajemen bandwidth

manajemen bandwidth adalah
manajemen bandwidth

Manajemen bandwidth adalah cara untuk menyelesaikan masalah kecepatan internet yang tiba-tiba melambat ketika banyak yang menggunakan jaringan. Maupun membuka aplikasi di beberapa aplikasi dalam satu perangkat sekaligus.

Apa itu Bandwidth

Bandwidth mengacu pada jumlah maksimum data yang dapat ditransfer jaringan, perangkat, maupun aplikasi. Semakin besar bandwidth, makin cepat kecepatan koneksi jaringannya.

Bandwidth dapat diibaratkan sedotan yang memiliki ukuran berbeda. Orang dengan sedotan yang lebih besar mampu menyeruput minuman lebih banyak daripada sedotan lebih kecil.

Hal yang sama dengan perangkat maupun alamat IP dengan lebar pita yang lebih besar. Sebab dapat mempengaruhi koneksi internet lebih cepat.

Pentingnya manajemen bandwidth

Koneksi jaringan dipengaruhi beberapa aktivitas yang terjadi. Jika berada dalam lingkungan perkantoran, aktivitas karyawan mempengaruhi koneksi jaringan, antara lain:

  • Mengunggah informasi karyawan baru ke dalam platform sistem informasi sumber daya manusia
  • Mendownload bahan penelitian untuk riset melalui mesin pencari seperti Google
  • Menonton video hiburan di Youtube
  • Mengunggah foto, video, maupun konten lewat sosial media

Dari banyaknya aktivitas ini, manajemen bandwidth membantu mengalokasikan bandwidth untuk aktivitas penting.

Bagaimana cara kerja management bandwidth

management bandwidth
Kabel jaringan

Management bandwidth bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti bagaimana jaringan administrasi dapat mengendalikan bandwidth.

Administrasi jaringan dapat mengendalikan bandwidth berdasarkan aplikasi. Bukan cuma itu, lebih banyak bandwidth yang mengatur penggunaan platform dan media komunikasi.

Sementara, Internet Service Provider (ISP) dapat mengimplementasikan pengaturan bandwidth berdasarkan alamat IP.

Apabila alamat IP ditentukan untuk menggunakan perusahaan, mereka dapat mengalokasikan lebih banyak bandwidth.

Penggunaan alat manajemen bandwidth

Management bandwidth memiliki alat dan software yang dapat diimplementasikan sebagai berikut

Router

Fungsi utama router adalah membuat rute lalu lintas bandwidth untuk kepada tujuan masing-masing. Anda masih bisa memakainya untuk mengimplementasikan control bandwidth untuk menganalisa lalu lintas.

Pembatas bandwidth

Pembatas bandwidth memantau lalu lintas dengan membatasi bandwidth berdasarkan perangkat yang sudah ditetapkan. Berbeda dengan router, alat ini dirancang khusus untuk mengendalikan bandwidth.

Traffic shaping tools

Cara lain untuk mengendalikan bandwidth adalah menggunakan alat pembentuk lalu lintas atau traffic shaping tools. Fungsi alat ini menunda jenis lalu lintas jaringan tertentu untuk perangkat maupun aplikasi yang lebih penting.

Manfaat dari manajemen bandwidth

Salah satu manfaat manajemen bandwidth yang signifikan adalah mengurangi kemacetan antara jaringan maupun aplikasi. Tanpa itu, semua aplikasi akan memperebutkan bandwidth sehingga dapat mengganggu pekerjaan.

Selain mengurangi kemacetan jaringan antar perangkat, berikut ini manfaat lain management bandwidth berdasarkan ipwithease.com.

Meningkatkan performa jaringan

Manfaat utama mengaktifkan manajemen bandwidth pada router WiFi adalah meningkatkan performa jaringan mereka. Dapat diaktifkan dari panel admin router WiFi, dan memungkinkan organisasi mengalokasikan bandwidth ke perangkat maupun aplikasi lainnya berdasarkan prioritas.

Meningkatkan user experience

Management bandwidth bermanfaat untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk memastikan distribusi bandwidth dilakukan secara adil dan merata kepada pengguna. Tanpa adanya management bandwidth, perangkat manapun akan kesulitan mendapatkan bandwith.

Baca juga : Pentingnya Memberikan Customer Experience Terbaik

Efisiensi alokasi sumber daya daringan

Aktivasi manajemen bandwidth memungkinkan Anda mengalokasikan sumber daya secara efisien untuk memastikan penggunaan internet yang tidak adil. Hal ini penting untuk penggunaan organisasi dengan banyak penggunaan dan perangkat yang terhubung.

Management bandwidth memungkinkan pengoptimalan pemakaian bandwidth yang tersedia sehingga banyak perangkat dapat bergabung dengan jaringan tanpa mengalami kemacetan jaringan maupun penurunan kinerja.

Hal ini memastikan kecepatan dan kinerja jaringan secara keseluruhan tidak terganggu dan semua perangkat menerima bagian yang adik dari sumber daya jaringan

Memprioritaskan aplikasi kritis

Memprioritaskan aplikasi atau jaringan menjadi manfaat dari management bandwidth. Kemampuan ini mampu mengalokasikan lebih banyak bandwidth ke aplikasi maupun perangkat yang sangat dibutuhkan.

Mengalokasikan lebih banyak bandwidth untuk aktivitas internet yang membutuhkan kecepatan transfer daya dan bandwidth lebih tinggi seperti mengunduh, online meeting, hingga analitik daya.

Baca juga : Teknologi Cloud Computing Telah Mengubah Kultur Masyarakat

Dampak yang dirasakan dari prioritas alokasi bandwidth adalah meningkatkan kinerja jaringan pada perangkat untuk tugas-tugas penting seperti remote working maupun online meeting yang butuh koneksi internet yang lebih cepat.

Efisiensi pemanfaatan paket data

Untuk pengguna paket data dengan limit tertentu, management bandwidth menjadi fitur yang bermanfaat untuk membantu mengurangi pemakaian biaya berlebih.

Management bandwidth memberi kendali besar data yang dipakai oleh setiap perangkat maupun aplikasi supaya tidak melebihi batas data yang dianjurkan.

Baca juga : Menyelesaikan Masalah Customer Experience dengan Menerapkan Manajemen Data

Manajemen bandwidth adalah cara untuk mengatasi masalah kecepatan internet yang lambat ketika banyak yang menggunakan jaringan tersebut. Tidak hanya mengendalikan lalu lintas bandwidth, proses manajemen ini mampu meningkatkan pengalaman pengguna menjadi lebih baik.

pengertian-artificial-intellegence

Pemakaian Artificial Intellegence Agent Foundry Demi Kepuasan Konsumen | Saat Prihartono – Direktur PT Trusting Social Indonesia

Pemakaian artificial intellegence digunakan untuk menjembatani interaksi antara perusahaan dengan manusia. Langkah ini diambil seiring dengan kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan customer experience demi melancarkan bisnis. 

Pada kebutuhan organisasi, artificial intelligence dimanfaatkan untuk membantu pengambilan keputusan bisnis berdasarkan data yang sudah diperoleh. PT Trusting Social Indonesia merupakan perusahaan penyedia Agent Foundry memberikan layanan secara digital. 

Simak pembahasan penggunaan Agent Foundry untuk keperluan customer experience dan bisnis Anda bersama Saat Prihartono – Direktur PT Trusting Social Indonesia.

Bagaimana progress perkembangan transformasi digital di Indonesia

pengembangan transformasi digital di Indonesia

Perkembangan transformasi digital di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Makin banyak perusahaan yang beralih ke digital. Ini berbanding lurus dengan banyaknya masyarakat yang memakai inovasi teknologi baru dan AI untuk berbagai keperluan.

Potensi besar ini akan terus berkembang dalam pemanfaatan transformasi digital. Walaupun begitu, masih banyak tantangan yang harus dihadapi demi mengoptimalkan perkembangan transformasi digital di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan adaptasi secara cepat dan terencana di berbagai industri.

“Transformasi digital di Indonesia telah berkembang pesat. Makin banyak perusahaan beralih ke digital. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat memakai inovasi teknologi seperti AI. Potensi ini akan terus berkembang dalam pemanfaatan transformasi digital” Pungkasnya

Menghadirkan Agent Foundry

Direktur PT Trusting Social telah memanfaatkan terobosan terbaru dalam Artificial General Intelligence (AGI) dan Generative Intelligence untuk meluncurkan Agent Foundry. Produk baru ini mampu menghasilkan AGI kelas enterprise yang dapat menyesuaikan kebutuhan bisnis dalam mengefektifkan kinerja pegawai serta mengubah interaksi melalui layanan digital. 

Agent Foundry memiliki 3 agent dengan fungsi berbeda. Pertama adalah Alice, Agent Alice memiliki fungsi sebagai menyampaikan maupun berinteraksi dengan pelanggan baik dalam hal layanan pelanggan, penjualan, pendaftaran layanan dan lain sebagainya. Dengan memiliki Alice maka perusahaan diharapkan dapat meningkatkan loyalitas serta life value dari pelanggan mereka. 

Agen kedua adalah Alan, agen AGI yang dapat berperan sebagai junior software developer dalam sebuah tim. Alan dapat membaca keseluruhan kode program dalam suatu project dan membuat, menambahkan atau mengubah kode program sesuai dengan permintaan bisnis sehingga dapat meningkatkan kecepatan pengembangan sistem. 

Agen ketiga bernama Ananda sebagai Data Analyst on Demand. Kehadiran Ananda maka para pemangku kepentingan di perusahaan dapat meminta informasi kapan. Ananda akan memberikan informasi dan wawasan dengan tepat berdasarkan data internal maupun eksternal yang sudah tersambung sehingga menghasilkan keputusan berdasarkan data aktual dengan cepat. 

“Trusting Social melakukan terobosan dalam AGI dan Generative AI dengan meluncurkan Agent Foundry untuk kelas untuk menyesuaikan kebutuhan bisnis dalam efektivitas kinerja pegawai melalui layanan digital. Agent Foundry memiliki tiga agen yaitu Alice, Alan, dan Amanda. Agen Alice bertugas berinteraksi dengan konsumen untuk menaikkan loyalitas pelanggan. Agen Alan memiliki tanggung jawab untuk membaca dan menganalisa keseluruhan kode program dalam suatu project. Dan Agen Amanda bertugas menyampaikan informasi penting kepada pemangku berdasarkan data internal dan eksternal yang sudah tersambung untuk menghasilkan keputusan akurat.” Ujarnya

Pentingnya identitas digital bagi masyarakat

Identitas digital dapat membantu bisnis untuk mengenali dan memverifikasi identitas pelanggan dengan efisien dan akurat. Dengan adanya identitas digital, risiko penipuan dan kejahatan identitas dapat diminimalisir. 

Selain itu, identitas digital juga dapat mempermudah proses transaksi dan meningkatkan pengalaman pelanggan dalam berinteraksi dengan bisnis. Identitas digital menjadi sangat penting dalam era digital yang semakin maju, karena dapat membantu membangun kepercayaan pelanggan dan meningkatkan keamanan bisnis.

“Identitas digital membantu bisnis mengenali identitas pelanggan dengan efisien dan akurat. Dengan begitu, risiko penipuan dan kejahatan identitas dapat diminimalisir serta mempermudah transaksi dan meningkatkan pengalaman pelanggan.” Pungkasnya

Pemakaian artificial intellegence mampu menjawab solusi permasalahan organisasi maupun konsumen untuk meningkatkan percepatan bisnis.

PT Trusting Social

Bangun identitas digital organisasi Anda bersama Agent Foundrry bersama PT Trusting Social Indonesia.

komunikasi data

Pengertian Komunikasi Data : Definisi, Karakteristik, dan Metode Transmisi

Komunikasi data merupakan istilah yang tidak bisa lepas dari perkembangan teknologi. Pengertian komunikasi data sangat berkaitan dengan aktivitas pemakaian teknologi modern transformasi digital.

Istilah ini melibatkan pergerakan data elektronik berdasarkan lokasi geografis, media teknologi, maupun konten. Terdapat berbagai tahapan yang cukup kompleks agar proses komunikasi dapat diterima dengan baik.

Pengertian komunikasi data

komunikasi data

Secara umum, komunikasi data merupakan proses pengiriman dan menerima data dan informasi melalui dua atau perangkat lebih. Proses komunikasi data melibatkan dua titik yang menjadi pusat dari pengiriman data sekaligus informasi.

Komunikasi data menggabungkan berbagai teknik dan teknologi untuk mengaktifkan segala bentuk komunikasi elektronik. Secara lebih luas, cara ini merujuk pada semua teknologi jaringan di lingkungan digital.

Beberapa tipe teknologi komunikasi data meliputi telekomunikasi, jaringan komputer dan radio atau satelit. Komunikasi data membutuhkan media transportasi antar node untuk saling terhubung seperti kabel tembaga, fiber optic, maupun nirkabel.

Contoh umum komunikasi data adalah komputer yang terhubung ke internet lewat jaringan Wi-Fi dengan media nirkabel untuk mengirim dan menerima data ke berbagai server jarak jauh.

Komponen komunikasi data

Proses komunikasi data secara virtual

Komponen komunikasi data menjadi aspek yang paling penting dalam proses pengiriman maupun penerimaan. Apabila salah satu komponen tidak ada, kedua proses tersebut tidak dapat berjalan secara otomatis.

Komunikasi data memiliki lima komponen dasar yang berkaitan dengan sistem, yaitu

1. Sumber data

Sumber data merupakan tempat dimana kumpulan data dapat dimunculkan sekaligus dikirimkan secara bersamaan.

Sumber perangkat dapat berupa kumpulan teks, gambar, maupun video. Semua data telah tersistem dalam satu kesatuan kemudian masuk ke system computer.

Tidak hanya computer, terdapat beberapa perangkat lain seperti fax, telepon, PC, telegram, dan sebagainya. Setiap sumber ini mampu menghasilkan suatu gelombang elektronik untuk mengirimkan data.

2. Transmitter

Elemen penting selanjutnya adalah transmitter. Komponen ini berfungsi untuk memproses beragam informasi data sebelum dikirimkan melalui media tertentu.

Data yang dikirimkan berupa kode biner dengan angka 0 dan 1. Untuk mengolah data tersebut agar bisa menjadi file harus menggunakan transmitter.

Transmitter membangkitkan kumpulan data kemudian mengolah dan memproses menjadi suatu file. Setelah data diolah menjadi teks, kemudian diubah lalu dikirimkan dalam bentuk sinyal analog.

Salah satu contoh transmitter adalah modem, yang berfungsi untuk mengirimkan digital bit stream, dari satu perangkat ke perangkat lain. Proses penyaluran dikirimkan lewat sinyal analog jaringan telepon.

3. Sistem transmisi

Sistem transmisi merupakan media yang berfungsi membawa sinyal dari sumber transmitter menuju penerima. Tugas sistem transmisi adalah mengirim data sekaligus informasi ke sumber penerima.

Bentuk dari sistem transmisi meliputi jalur yang beragam, ada jalur tunggal namun ada yang kompleks. Jalur tunggal hanya melewati satu jaringan, sementara jalur kompleks membutuhkan beberapa rangkaian sistem tertentu.

Copper media, wireless media, dan optical media merupakan contoh dari sistem transmisi.

4. Penerima

Penerima adalah komponen untuk menerima sinyal yang sudah dikirim oleh sinyal transmisi.

Proses penerimaan tidak dilakukan secara langsung karena harus melalui tahapan proses transmitter seperti workstation.

5. Pengirim dan tujuan

Penerima tidak menerima data secara langsung karena data masih dalam bentuk biner. Diperlukan proses pengolah data menjadi bentuk yang dapat diterima.

Setelah data diproses dalam transmitter, data dikembalikan dalam bentuk awal seperti sebelum dikirim pada tahap awal. Setelah itu, barulah data utuh diterima kembali dalam bentuk teks.

Metode transfer data

Terdapat tiga metode transfer daya yang digunakan dalam proses komunikasi data.

  • From one personal computer to another
  • From a personal computer to server computer 
  • Processor to Processor communication

From one personal computer to another

Umumnya, komputer dapat berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain secara one-on-one. Tidak ada batasan jumlah informasi yang dapat dikirimkan maupun dibagikan.

From a personal computer to a server computer 

Metode ini digunakan untuk mengirim, menerima, dan menyimpan data dengan menggunakan super komputer atau server mid-range. Dan komputer pribadi dapat menarik pengolahan dan data dari komputer host dengan baik.

Processor to Processor communication

Bentuk komunikasi ini terjadi di antara dua komputer atau lebih yang bertukar data seperti pembaharuan file dan sejenisnya. Hal ini juga menguraikan bagaimana dua komputer atau lebih berkomunikasi ketika bekerja dalam sebuah regu.

Karakteristik komunikasi data

Komunikasi data memiliki empat karakteristik yaitu pengiriman, akurasi, ketepatan waktu, dan jigger.

Pengiriman

Sistem mampu mengirimkan sesuai dengan alamat yang dituju. Data yang dikirimkan harus bisa diterima oleh perangkat yang dituju

Akurasi

Data yang dikirimkan harus bersifat akurat. Baik data sebelum dan setelah diterima harus sesuai dan tidak berubah sama sekali.

Ketepatan waktu

Pengiriman data oleh sistem harus tepat waktu. Keterlambatan pengiriman data membuat data tersebut tidak bisa digunakan kembali.

Jitter

Jitter adalah waktu kedatangan dari paket data antara delay pertama dengan delay kedua.

Pengiriman video audio dilakukan setiap 5Dms, apabila terdapat delay lebih dari 5D ms maka kualitas video audio tidak merata.

Tujuan komunikasi data

Komunikasi data tidak hanya sebatas memproses pengiriman dan penerima data atau informasi lewat dua perangkat atau lebih.

Tujuan komunikasi data dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Memungkinkan pengiriman data berjumlah besar dari satu tempat ke tempat lain secara lebih efisien
  • Mendukung manajemen, control, desentralisasi dan sentralisasi dalam proses pengiriman data
  • Memudahkan pengelolaan dan pengaturan data
  • Membantu mendapatkan data dari sumbernya langsung
  • Mempercepat penyebaran informasi

Komunikasi data merupakan porses mengirim dan menerima data lewat dua perangkat atau lebih. Proses ini melibatkan pusat pengiriman data sekaligus informasi.

Dapatkan solusi kemprehensif terkait penggunaan data digital bersama Digital Transformation Indonesia Conference & Expo 26-27 Juli 2023. Informasi selengkapnya klik digitaltransformation.co.id

sistem erp

Sistem Enterprise Resource Planning dan Pengembangannya Selama 30 Tahun | Widiyanto Kang – Business Development Management Yonyou

Enterprise Resource Planning (ERP) adalah platform yang digunakan perusahaan untuk mengelola dan mengintegrasikan bagian-bagian penting dari bisnis. Bagi perusahaan, ERP membantu perencanaan sumber daya dengan mengintegrasikan semua proses untuk menjalankan perusahaan dengan satu sistem.

Sistem ERP dapat mengintegrasikan perencanaan, pembelian, penjualan, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, dan banyak lagi.

Pengembangan perangkat lunak dalam 30 tahun terakhir

Ilustrasi komputerisasi departemen keuangan

Yonyou telah berkembang ke tahap sekarang. Kami berdiri pada tahun 1988, dan tahun ini sudah 35 tahun. Bagi perusahaan perangkat lunak, merupakan tantangan besar untuk bertahan selama 35 tahun. Banyak perusahaan perangkat lunak pada periode yang sama dengan kami telah menghilang. Mengapa kami masih terus eksis?

Persahabatan merupakan kunci selama lebih dari 30 tahun untuk menemani pertumbuhan perusahaan. Dari komputerisasi departemen keuangan di awal hingga manajemen ERP aplikasi tingkat perusahaan.

Pengembangan informatisasi pelanggan adalah pengembangan Yonyou

Namun saat ini, bisnis suatu perusahaan tidak lagi terbatas masalah manajemen keuangan dan rantai pasokan suatu perusahaan tetapi perlu diintegrasikan dengan perusahaan hulu dan hilir serta tautan layanan sosial. Jadi, untuk mengatasi masalah tersebut, produk dan layanan kami telah mencapai tahap 3.0.

Tahap ini membahas kebutuhan akan sosialisasi.Penting untuk membangun platform inovasi bisnis yang menggunakan teknologi informasi terbaru untuk melayani babak baru inovasi bisnis.

Kalau kita tidak bagus, pelanggan akan pindah ke provider lain. Bisnis pelanggan sedang berubah maka perusahaan pun demikian. Ini tidak akan berhasil jika perubahannya lambat.

Bagaimana cara memilih Penyedia Saas yang tepat untuk perusahaan?

SaaS

Pertama-tama, kami akan memeriksa persyaratan bisnis dan penyediaan produk yang dapat menyelesaikan masalah bisnis. Yang meliputi berbagai bidang seperti keuangan, inventaris, penjualan, dll. Selanjutnya, mungkin melihat kriteria utama seperti apa yang diprioritaskan. Apakah itu biaya, layanan, kualitas, keramahan pengguna, keamanan, dll?

Kami juga memiliki produk, YonSuite yang berbasis SaaS yang dimaksudkan untuk perusahaan yang sedang berkembang. Menemukan penyedia SaaS butuh waktu dan usaha tetapi akan membuahkan hasil.

Mengapa ERP Penting untuk melayani bisnis?

Widiyanto menjelaskan betapa pentingnya ERP untuk melayani bisnis. Berikut adalah tujuh poin mengapa ERP itu penting.

  • Integrasi Proses Bisnis: Perangkat lunak ERP membantu merampingkan dan mengintegrasikan berbagai proses bisnis di berbagai departemen dalam suatu organisasi. Ini menyediakan platform terpusat untuk mengelola fungsi inti seperti keuangan, sumber daya manusia, manajemen inventaris, pengadaan, manufaktur, penjualan, dan manajemen hubungan pelanggan. Dengan mengkonsolidasikan data dan proses, sistem ERP menghilangkan silo data dan mendorong komunikasi dan kolaborasi yang efisien antar departemen.
  • Peningkatan Efisiensi Operasional: Sistem ERP mengotomatiskan dan merampingkan tugas-tugas rutin, mengurangi upaya manual dan kemungkinan kesalahan. Dengan mengotomatiskan proses seperti manajemen pesanan, pelacakan inventaris, dan pelaporan keuangan. ERP meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi redudansi, dan menghemat waktu. Ini memungkinkan karyawan untuk fokus pada tugas bernilai lebih tinggi dan memberikan visibilitas waktu nyata ke dalam operasi bisnis, memfasilitasi pengambilan keputusan yang tepat.
  • Manajemen dan Pelaporan Data: Sistem ERP berfungsi sebagai tempat penyimpanan data terpusat, memastikan konsistensi, akurasi, dan integritas data di seluruh organisasi. Ini memungkinkan pengambilan dan pelaporan data dengan mudah, menghasilkan wawasan tentang indikator kinerja utama (KPI), metrik keuangan, dan analitik bisnis lainnya. Pengambilan keputusan berbasis data memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi tren, area untuk peningkatan, dan membuat pilihan strategis yang terinformasi.
  • Peningkatan Manajemen Hubungan Pelanggan: Sistem ERP sering menyertakan modul manajemen hubungan pelanggan (CRM) yang membantu mengelola interaksi pelanggan, proses penjualan, dan kampanye pemasaran. Dengan melacak informasi pelanggan, riwayat pembelian, dan preferensi, ERP memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mendukung strategi penjualan dan pemasaran yang efektif.
  • Skalabilitas dan Fleksibilitas: Sistem ERP dirancang untuk mengakomodasi pertumbuhan dan perubahan kebutuhan bisnis. Mereka memberikan skalabilitas dan fleksibilitas dengan mengizinkan organisasi untuk menambah atau memodifikasi modul dan fungsionalitas sesuai kebutuhan. Kemampuan beradaptasi ini membantu bisnis tetap gesit di pasar yang dinamis dan memfasilitasi ekspansi ke pasar atau lini bisnis baru.
  • Kepatuhan Peraturan: Kepatuhan terhadap standar peraturan dan persyaratan khusus industri sangat penting untuk bisnis. Sistem ERP sering menyertakan fitur untuk memastikan kepatuhan terhadap standar akuntansi, peraturan pajak, undang-undang privasi data, dan peraturan khusus industri. Dengan mengotomatiskan proses terkait kepatuhan dan memelihara catatan yang akurat. Sistem ERP membantu bisnis memenuhi kewajiban hukum dan mengurangi risiko penalti atau masalah hukum.
  • Manajemen Rantai Pasokan: Sistem ERP memainkan peran penting dalam mengelola rantai pasokan dengan mengoptimalkan tingkat inventaris, mengoordinasikan pengadaan, dan memfasilitasi peramalan permintaan. Mereka memungkinkan organisasi untuk melacak bahan, memantau produksi, mengelola pemasok, dan memastikan pengiriman barang atau jasa tepat waktu. Manajemen rantai pasokan yang efektif didukung oleh ERP meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Secara keseluruhan, sistem ERP memberikan solusi yang komprehensif dan terintegrasi untuk mengelola dan merampingkan proses bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mendorong pertumbuhan. Ini memupuk kolaborasi, dan wawasan berbasis data, dan memungkinkan bisnis beradaptasi dengan dinamika pasar yang berubah, menjadikannya aset berharga bagi organisasi modern.

Kunjungi Yonyou untuk informasi lebih lanjut tentang solusi ERP dan pengembangan perangkat lunak.

Enterprise Resource Planning

Enterprise Resource Planning System Development for 30 Years | Widiyanto Kang – Business Development Management Yonyou

According to Investopedia, Enterprise Resource Planning (ERP) is a platform companies use to manage and integrate the essential parts of their business. Many ERP software applications are critical to companies because they help them implement resource planning by integrating all the processes needed to run their companies with a single system. 

ERP systems can also integrate planning, purchasing, sales, marketing, finance, human resource, and many more. For more information about ERP systems and software development DTI is going ask Widiyanto Kang – Business Development Manager Yonyou Singapore.

Software development in the last 30 years

Yonyou has grown to the stage it is now. We were established in 1988, and it has been 35 years this year. For a software company, it is a big challenge to exist for 35 years. Many software companies in the same period as us have disappeared. Why do we continue to exist??

The biggest secret is companionship. For more than 30 years, we have been accompanying the growth of the company. From the computerization of the financial department at the beginning to the ERP management of enterprise-level applications. The informatization development of customers is the development of Yonyou. 

But today, the business of an enterprise is no longer limited to internal management issues such as financial management and supply chain management of an enterprise but also needs to be integrated with upstream and downstream enterprises and social service links. So, to solve these problems, our products and services have reached the 3.0 stage. This stage addresses the need for socialization. 

It is necessary to build a business innovation platform, use the latest information technology to serve a new round of business innovation and help our company become a digital intelligence enterprise. 

“Sometimes we joke to ourselves that we are pushed by the customers. If we are not good, customers will change to another provider. Customer business is changing and we have to change, it won’t work if the change is slow” Added Widiyanto

How to choose the right Saas Provider for the company?

First of all, we will check the business requirements and ultimately, provide the product that can solve business problems from various areas such as finance, inventory, sales, etc. Next, probably look at the key criteria like what is being prioritized. Is it the cost, service, quality, user-friendliness, safety, etc? 

Widiyanto mention, We also have a product, YonSuite that is SaaS-based that is meant for growing companies. YonSuite is known as cloud native architecturean, it provides an integrated cloud service package of “Marketing, SCM, Manufacturing, Purchase, Finance, Taxation, HR, OA, CRM, and Projects“. It ables digital and intelligent of enterprises development, and achieves a customer-centric, data-driven, real-time operation, and easy-to-manage digital and intelligent enterprise (call as Digital Intelligent Enterprise).

Finding a SaaS provider is a journey. It takes time and effort but I believe the result will be fruitful. 

Could you tell us why ERP is Important to serve businesses?

Widiyanto describe how important ERP for serve business. Here are seven points of why ERP is important. 

  • Integration of Business Processes: ERP software helps streamline and integrate various business processes across different departments within an organization. It provides a centralized platform to manage core functions like finance, human resources, inventory management, procurement, manufacturing, sales, and customer relationship management. By consolidating data and processes, an ERP system eliminates data silos and promotes efficient communication and collaboration between departments.
  • Improved Operational Efficiency: ERP systems automate and streamline routine tasks, reducing manual effort and the chances of errors. By automating processes such as order management, inventory tracking, and financial reporting, ERP improves operational efficiency, reduces redundancy, and saves time. It enables employees to focus on higher-value tasks and provides real-time visibility into business operations, facilitating informed decision-making.
  • Data Management and Reporting: An ERP system serves as a centralized repository of data, ensuring data consistency, accuracy, and integrity across the organization. It allows for easy data retrieval and reporting, generating insights into key performance indicators (KPIs), financial metrics, and other business analytics. This data-driven decision-making enables organizations to identify trends, identify areas for improvement, and make informed strategic choices.
  • Enhanced Customer Relationship Management: ERP systems often include customer relationship management (CRM) modules that help manage customer interactions, sales processes, and marketing campaigns. By tracking customer information, purchase history, and preferences, ERP enables personalized customer experiences, improves customer satisfaction, and supports effective sales and marketing strategies.
  • Scalability and Flexibility: ERP systems are designed to accommodate the growth and changing needs of businesses. They provide scalability and flexibility by allowing organizations to add or modify modules and functionalities as required. This adaptability helps businesses stay agile in a dynamic marketplace and facilitates expansion into new markets or business lines.
  • Regulatory Compliance: Compliance with regulatory standards and industry-specific requirements is crucial for businesses. ERP systems often include features to ensure compliance with accounting standards, tax regulations, data privacy laws, and industry-specific regulations. By automating compliance-related processes and maintaining accurate records, an ERP system helps businesses meet legal obligations and reduces the risk of penalties or legal issues.
  • Supply Chain Management: ERP systems play a vital role in managing the supply chain by optimizing inventory levels, coordinating procurement, and facilitating demand forecasting. They enable organizations to track materials, monitor production, manage suppliers, and ensure timely delivery of goods or services. Effective supply chain management supported by ERP improves efficiency, reduces costs, and enhances customer satisfaction.
Yonyou

Overall, an ERP system provides a comprehensive and integrated solution to manage and streamline business processes, improve operational efficiency, enhance decision-making, and drive growth. It fosters collaboration, and data-driven insights, and enables businesses to adapt to changing market dynamics, making it a valuable asset for modern organizations.

Visit Yonyou for more about ERP solutions and software development!