Jakarta, Agustus 2025 — Digital Transformation Conference and Expo (DTCX) 2025 menjadi forum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun sistem kesehatan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Pada kesempatan kali ini tim kami mendapan kesempatan untuk mewawancarai bapak Ali Ghufron Mukti, Direktur utama BPJS kesehatan.
“Ini forum yang sangat penting. Antusiasmenya luar biasa. Dulu pesertanya sekitar 8.000, sekarang jumlahnya jauh lebih banyak. Kolaborasi lintas sektor semakin kuat,” ujar Gufron.
Ia menekankan bahwa transformasi digital BPJS Kesehatan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam efisiensi layanan. “Dulu antrean bisa sampai enam jam. Sekarang sudah jauh berkurang, bahkan bisa kurang dari dua jam, dan masyarakat bisa mengambil antrean dari rumah,” jelasnya.
Transformasi digital ini juga menarik perhatian internasional, karena banyak negara ingin mempelajari model layanan kesehatan digital Indonesia. “Banyak negara ingin tahu siapa yang membiayai dan mengerjakan transformasi ini. Ini menunjukkan Indonesia sudah mampu,” tutup Gufron.
DTI edisi 2026, akan dihadirkan dengan skala yang lebih besar dan komprehensif. Edisi kelanjutan dari 2025 ini diharapkan terus menjadi platform strategis yang memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi digital nasional di sektor kesehatan.
Untuk menyimak keseluruhan sesi interview kami, silahkan click tautan berikut untuk mengunjungi kanal Youtube official Digital Transformation Indonesia:


