Artifical Intelligence, Cloud & Data Management, DTI Dialogue, Kesehatan, Pemerintahan, Pilihan Editor

Halodoc dan Kominfo Melihat Digital Health di Indonesia | DTI Dialogue with Jonathan Sidharta dan Setiaji

· 37 sec read

Dilansir dari Jakarta Post, data dari McKinsey Global Report menunjukkan bahwa para pemimpin layanan kesehatan Indonesia memprioritaskan digital health di Indonesia. Hal ini terlihat karena 82% investasi utama mereka pada artificial intelligence (AI) dan 49%-nya pada telehealth.

Selain itu, 47% pemimpin layanan kesehatan Indonesia juga berinvestasi dalam catatan kesehatan digital, sementara 44% sisanya memprioritaskan pada pusat operasi klinis. Secara rata-rata, kedua angka ini secara signifikan lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata presentase global yang masing-masing hanya sebesar 39% dan 22%.

Hal ini menunjukkan digital health di Indonesia memang sedang gencar dilaksanakan, apalagi pasca pandemi COVID-19. Namun, apakah masyarakat Indonesia sudah siap menerima perubahan ini?

Lalu, bagaimana pemerintah melihat perkembangan teknologi yang sangat cepat seperti ini? Apakah regulasi yang disiapkan sudah bisa mengikuti perubahan teknologi yang terus berubah?

DTI berkesempatan melakukan wawancara eksklusif bersama Jonathan Sudharta, CEO & Co-Founder Halodoc, dan Setiaji, Chief Digital Transformation Office, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, dan banyak berdiskusi mengenai digital health di Indonesia.

Lihat Juga: Kominfo Bicara Soal Perlindungan Data Pribadi | DTI Dialogue with Hendri Sasmita Yudha

Leave a Reply

Your email address will not be published.